by Nuria Rizka Isfandhani on Thursday, February 24, 2011 at 11:33pm
Hal terklise yang setiap hari kita sebut dan lakukan di dunia.
Apa itu cinta?
Sekelompok pemusik bilang cinta itu C-I-N-T-A
Aku bilang cinta adalah emosi.
Senang, sedih, galau, berbunga-bunga, cemburu, hasrat, macam-macamlah.
Orang bilang cinta itu buta, yang buta adalah yang mencinta, bukan cinta.
Orang bilang cinta itu nafsu, yang nafsu adalah kita, bukan cinta.
Orang bilang ‘MAKAN TUH CINTA!’ , skeptis.
Apa itu cinta?
ABG-ABG bilang cinta bikin cenat-cenut.
Aku bilang cinta bikin sakit perut.
Coba aku tanya diriku sendiri.
Apa itu cinta?
Cinta adalah yang mendampingi kakek dan nenekku hingga mereka dipisahkan maut.
Cinta adalah ketika kita belum sampai di rumah namun dia mengirimi kita pesan pendek ‘I love you’, sederhana tapi indah sekali ya.
Cinta adalah disaat kita terbangun di malam hari dan bilang ‘jangan pernah tinggalin aku ya’.
Cinta adalah disaat kita susah melepas kepergiannya.
Cinta adalah ketika orang tua membanting tulang demi anak-anaknya.
Cinta adalah pikiran-pikiran yang berlebihan.
Cinta adalah doktrinasi.
Cinta adalah opium.
Cinta adalah konspirasi yang dilakukan oleh struktur otak kita.
Cinta adalah ungkapan.
Cinta adalah raja diatas segala budak.
Cinta adalah pelajaran.
Cinta adalah disaat seolah-olah kita ingin memesan takdir.
Cinta adalah disaat kita tenang dalam dekapan.
Cinta adalah disaat dia tanya ‘lagi apa yank? uda maem? aku kgn sama kamu’.
Cinta adalah ketika seseorang memilih seseorang.
Cinta adalah cobaan.
Cinta adalah syair yang kita dendangkan di sore hari.
Cinta adalah pertengkaran atas ego.
Cinta adalah sperma bertemu ovarium.
Cinta itu tenang tapi bisa menghasilkan badai.
Cinta itu adalah sahabat yang memberi nasihat.
Cinta itu apa yang akan kita terima di masa depan.
Cinta itu labil.
Cinta itu coba tanyakan pada diri kalian masing-masing.
Tapi menurutku
Cinta itu… Aku.